Home / Tips Caaantik / Apakah Kamu Sudah Memilih Deodoran yang Tepat? DEODORANT 101 pt.1

Apakah Kamu Sudah Memilih Deodoran yang Tepat? DEODORANT 101 pt.1

Sebenarnya aku berencana membuat postingan ini menjadi beberapa part. Soalnya postingan ini panjaaaaaang. Lebih panjang dari episode Uttaran. Intinya postingan ini akan membahas seputar DEODORAN 101 (aku nggak ngerti kenapa orang-orang nulis angka 101 dibelakang judul postingan kece mereka. Yang aku tau 101 itu tentang Dalmatians. Jadi ya ini ngikut ajah. hehe)

Anyway, ada 3 topik yang aku bahas di rangkaian Deodoran 101 ini:

1. Apakah Kamu sudah Memilih Deodoran yang Tepat?

akan membahas tentang perjalanku memilih deodoran dan mana deodoran yang mungkin tepat buat kamu.

2.Β Deodoran Vs Anti Prespirant dan Kandungannya

Disini aku akan membahas setiap kandungan yang ada di deodoran kamu dan membantu kamu membedakan antara kedua. Jadi kamu tahu mana yang paling kamu butuhkan. :)

3. Tips Memilih Deodoran Sehat

Part ketiga akan membahas tentang apa deodoran yang sehat untukmu dan dimana kamu bisa menemukannya. Hmm.. mungkin juga ada ramuan-ramuan ala Jawa untuk menghilangkan bau badan. Hehehe.

Okay, stay tune di Caaantik yah. Subscribe ajah, ntar dapat email kok. Mari kitalanjutkan bagian pertama ini dengan sapaan canggung seperti biasa. :)

Hai semuanya, tulisan kali ini adalah tentng curhatan seputar Deodoran dan beberapa hal yang mungkin perlu kamu pahami tentang Deodoran. Ini berdasarkan pengalaman dan riset pribadi sih. Tapi bukan sok jadi ahli yah, sekali lagi ini berdasarkan pengalaman dan riset pribadi aku. Hehe.

Kita mulai yuk..

Kenapa sih kok bahas Deodoran?

teensturninggreenblog.wordpress.com
teensturninggreenblog.wordpress.com

Soalnya aku udah pakai Deodoran sejak umur 12 tahun. Sampai sekarang aku berumur 22 tahun, berarti aku udah pakai deodoran selama 10 tahun! Wow. Menurutku sih ini lama banget. Tapi aku yakin diluar sana masih ada yang pakai deodoran lebih lama dari aku.

Nah di waktu yang lama ini, pasti ada beberapa hal yang aku pelajari kan. Apalagi sekarang banyak deo yang bentuknya padat, roll on, spray, dll. Jadi aku akan menceritakan pengalamanku memakai ketiganya. Untuk kalian yang baru mau pakai deodoran atau berpikir untuk mengganti deodoran, mungkin artikel ini bisa bermanfaat. :)

Emang Kenapa sih Deodorannya?

Jadi gini guys, kan aku udah pake deodoran selama 10 tahun. Awalnya aku selalu pakai deodoran dari Rexona. Deodoran padat berbentuk kotak yang packagingnya ungu kaya ini nih:

sumber: alfa online.
sumber: alfa online.

Rexona Deodorant Stick ini udah aku pakai sejak awal aku mengarungi masa pubertas yang keras. Deodoran satu ini ampuh menahan keringat dan bau badan saat masa pubertasku. Selama di sekolah, aku nggak pernah bau badan atau mengalami baju area ketiak yang basah. Kecuali pas olahraga yaa… hihi.

Jadi menurut aku, Rexona Deodoran Stick ini masih bisa lah menahan Bau Badan untuk anak-anak remaja yang baru pubertas. Selain itu, aku juga bukan tipe anak yang memiliki masalah bau badan. Biasanya kan ada tuh, remaja yang bau badannya bikin orang se RT mau pingsan. Sayangnya mereka nggak nyadar. Tapi untung dah aku nggak mempunyai masalah tersebut. Jadi, aman aja pakai Rexona Deodoran Stick ini.

Lalu semua berubah sejak negara api menyerang….

Lagi nonton Avatar pas nulis ini. Wajar lah kalau beberapa kalimat ala ala openingnya Avatar The Legend of Aang.

Memasuki usia 19-20 an. Deodoran ini mulai nggak berpengaruh di aku. Ketiak jadi lebih sering basah, parahnya lagi warnanya jadi kuning! Kan males banget jadinya. :(

Sepertinya, Deodoran Stick dari Rexona ini udah nggak mempan disaat aku memasuki usia 20 an. Meskipun nggak bau badan, ketiak basah jadi masalah yang cukup serius buatku. Apalagi di usia 20 an yang menurutku masa tebar pesona buat nyari jodoh. LOL #halah

Ngomong-ngomong, kenapa keringat di ketiak bisa kuning ya? Nah ini nanti akan aku bahas lebih detail di Deodorant 101 part 2. Sedikit bocoran, ada bahan kimia yang cukup berbahaya dibalik semua itu. Jadi stay tune ya.

Terus sekarang pakai deodoran apa?

Semenjak kejadian kuning itu, aku mulai gonta-ganti deodorant. Mencari yang nyaman, aman, dan tentram di ketiakku.

Aku sempat mencoba deodorant dari Dove yang bentuk Roll-On. Deodorant dengan tutup pink ini mengandung biji bunga matahari yang bisa mencerahkan kulit ketiak. Meskipun aku nggak punya masalah kulit ketiak yang hitam, aku coba aja pakai ini secara rutin. Deodorannya seperti gambar yang ini nih:

dove roll on deo
source: asmaraku

Apa bedanya sih roll on sama stick. Gampangnya gini, Deodorant stick bentuknya padat. Jadi semacam cream yang dipadatkan, kalau di dunia makeup mirip foundation stick lah. Kalau deodorant roll on bentuknya cair. Tapi pengaplikasiannya ada roll alias bola bulet yang bisa mempermudah kita mengoleskannya di ketiak.

Pada akhirnya, Deodoran stick hasilnya lebih padat menutup di ketiak. Kalau roll on, harus tunggu kering dulu. Menurutku, aku lebih suka stick jika dibanding roll on. Soalnya, aku nggak suka ada sensasi basah di ketiakku. Roll on ini sensasi basahnya lumayan bikin risih.

Tapi kalau kalian suka deo yang nggak berat atau nggak terlalu full menutup ketiak kalian, kalian bisa pilih deodorant roll on. Dibandingkan dengan stick, roll on lebih ringan dan nggak bikin ketiak terasa lengket. :)

Kemudian aku pindah ke lain hati….

Setelah beberapa kali pakai deodoran roll on, aku mulai nggak tahan dengan sensasi basah deo ini. Akhirnya aku pun pindah ke lain hati. Yaitu pakai Rexona Invisible Dry:

rexona
source: sampleroom.ph

To be honest, deodoran spray lebih cocok untukku. Alasannya adalah cepat kering dan tidak lengket. Selain itu, rexona ini tidak menyebabkan noda kuning dan ketiakku jadi hitam. Buat aku yang perlu deodoran 24 jam (apalagi kalau ada meeting) ini akan cocok. Kan nggak lucu kalau pas mau meeting tapi ketiak basah atau noda kuning. HUVT.

Seperti yang bisa kalian baca, perjalanan deodoranku panjang. Lebih panjang dari episode Uttaran. Selama perjalanan panjang ini, aku banyak belajar mana deodoran yang lebih nyaman. Kesimpulannya:

1. Deodoran Roll On adalah deodoran yang paling ringan. Kalau kalian tidak suka deodoran berat yang terlalu menutup seluruh ketiak sepanjang hari, kalian bisa pilih roll on. Negatif nya, deodoran ini tidak bisa menahan keringat sepanjang hari dan kamu harus menunggu sampai kering sebelum memakai baju. Kalau tidak, deodoran ini akan terasa basah dan tidak nyaman. Harganya pun terjangkau.

2. Deodoran Stick adalah deodoran padat yang bisa menahan keringat selama seharian penuh. Beberapa orang lebih suka versi ini karena tidak perlu menunggu kering dan bisa tahan seharian. Tapi Deodoran ini bisa menyebabkan noda kuning dan harganya sedikit lebih mahal dibanding roll on. Kalau kalian ingin perlindungan lebih aman untuk ketiak kalian, kalian bisa pakai ini.

3. Deodoran Spray. Ini adalah deodoran yang paling mahal diantara ketiganya. Meskipun mahal, menurutku deodoran spray lebih kelihatan hasilnya. Selain cepat kering sehingga tidak menimbulkan rasa basah, deodoran spray juga tidak meninggalkan noda kuning.

Jadi apakah kamu sudah memilih deodoran yang tepat?

Tentunya ulasan pengalamanku memakai deodoran diatas masih belum cukup untuk membantu kalian memilih deodoran yang tepat. Tapi paling tidak kalian bisa melihat mana deodoran yang bermanfaat dan mana yang tidak. Di postingan selanjutnya aku akan membahas Deodoran Vs Antiprespiran.

Loh beda ya? Iya beda. :D

Dua-duanya memiliki bahan dan hasil yang sama. Kalau salah pilih bisa-bisa ketiak hitam atau noda kuning deh. EWWW…

Terima kasih telah membaca. Tunggu postingan selanjutnya yaaa… xoxo..

Let’s be friends!

facebook: Caaantik Beauty Blog

Instagram: girlysaputri

Youtube: girlysaputri

twitter: girlysaputri

About Girly Saputri

A Blogger, A Vlogger, and A Lover. I blog and vlog about beauty and hijabi.

Check Also

naavagreen 1

Mencerahkan Kulit dengan Naavagreen Lulur Body Brightening Scrub

Salah satu permasalahan kulit yang aku alami adalah, belang. Rasanya hampir semua perempuan berhijab pasti ...

One comment

  1. Terimakaish informasinya, sangat membantu pemilihan deodorant.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe Caaantik!

Subscribe Caaantik!

Dapatkan update tentang Giveaway dan tips seputar kecantikan!

Terimakasih caaantik..