Home / Tips Caaantik / Mengatasi Pori-Pori Besar Pada Kulit

Mengatasi Pori-Pori Besar Pada Kulit

Pori-pori besar adalah masalah yang dialami oleh hampir semua perempuan dengan tipe kulit berminyak.Β Aku sendiri sebagai pemilik tipe kulit berminyak kombinasi juga memiliki pori-pori yang cukup besar terutama di area T-Zone. Di area hidung, wah jelas banget kelihatan kalau bolong-bolong. :(

Selama ini, skincare yang aku pakai juga nggak jauh-jauh dari seputar kulit berminyak dan pori-pori besar. Tapi semakin sering aku berganti-ganti skincare untuk permasalahan kulitku, aku makin sadar kalau mengatasi pori-pori besar pada kulit ini perlu trik.

Yes, nggak cuma sulap aja yang ada trik nya. Merawat kulit juga guys. :D

Jadi kali ini aku mau cerita trik yang aku pakai buat mengatasi masalah pori-pori besar pada kulit. Triknya sebenernya cukup gampang, yang diperlukan cuma rajin aja wkwkwk. Tapi aku mau menjelaskan seputar pori-pori besar terlebih dahulu ya. Biar kita semua paham apa penyebab dan cara mengatasi yang paling tepat. Okurrr..

Mengapa Pori-Pori Kita Besar?

Normalnya, ukuran pori-pori manusia itu sesua dengan tipe kulitnya (baca soal mengenali tipe kulit di sini). Tapi kadang kita berada pada kondisi di mana pori-pori kita terasa gede banget sampe kaya sarang tawon. -_-

Buat kalian yang sering mengamati kulit, pasti akan merasakan perbedaan kalau tiba-tiba pori-porinya jadi terasa lebih besar. Pastinya hal ini jadi ganggu banget kan.

Well, hal paling utama penyebab pori-pori besar adalah genetik. Kondisi kulit satu ini memang tidak bisa diprediksi, tapi hampir bisa dipastikan penyebabnya adalah genetik.

Kamu merasa punya pori-pori besar? Coba diingat-ingat deh, Ibu, kakak, adik, nenek, sepupu, dll apakah juga punya pori-pori besar? Kalau iya, selamat! kamu menemukan penyebab kenapa pori-porimu jadi besar. :D

Tapi kalau keluarga kalian tidak ada yang memiliki pori-pori besar, sedangkan kalian memiliki masalah pori-pori besar, hampir bisa dipastikan bahwa penyebabnya adalah kulit dehidrasi.

Yes, it’s weird. Tapi kulit yang dehidrasi akan secara otomatis membuka pori-pori lalu mengeluarkan sebum lebih banyak untuk menjaga kelembapan kulit. Itulah mengapa kadang orang yang kulitnya kering tiba-tiba jadi amat sangat berminyak.

Untuk mengenali kulit dehidrasi ini cukup mudah sih. Biasanya kulit akan berubah dan tidak sesuai dengan jenis kulitnya. Misalnya jenis kulitnya kering, tiba-tiba jadi berminyak banget di beberapa area atau kulit berminyak, tiba-tiba berminyaknya jadi makin parah. Pokoknya jadi nggak seperti biasanya deh ini kulit.

Sekarang coba diamati deh, pori-pori besar di kulitmu penyebabnya apa?

Facial Menyebabkan Pori-Pori Semakin Besar?

Ini udah dibahas di instagram storyku sih. Tapi mau aku perjelas lagi.

Salah satu mitos yang paling hits adalah, facial bisa membuat pori-pori besar. Padahal enggak loh!

Seperti yang aku bilang di atas penyebab utama pori-pori besar adalah genetik atau kulit dehidrasi. Kecuali facial yang kalian pilih hasilnya membuat kulit kalian dehidrasi (yang mana amat sangat jarang terjadi), ya pastinya pori-pori kalian memang segitu ukurannya bebquuu.

Lalu kenapa setelah facial kok rasanya pori-pori kelihatan lebih besar?

Karena semua kotoran yang ada di dalam pori-pori sudah hilang. Diangkat dan dibabat habis. Yang tersisa tinggal pori-pori yang bersih. Jadilah timbul kesan lubang pori-pori makin gede. Padahal karena pori-porinya yang bersih, dan ukuran pori-porinya juga memang segitu dari dulu.

Makanya kalo abis facial, meskipun pori-pori tampak agak gede, tapi kalau diraba udah nggak ada komedo dan kotoran bandel yang tersisa. Halussss banget.

Mengatasi Pori-Pori Besar

Sampai sini, paling tidak kalian paham tentang penyebab pori-pori besar di kulit kalian. Jadi nggak perlu percaya mitos kalau facial bikin pori-pori gede ya.

Nah sekarang aku akan cerita bagaimana aku mengatasi masalah pori-pori besar di kulitku.

Seperti yang sudah aku bilang di atas, kulitku tipe berminyak dan kombinasi. Pori-poriku besar di area hidung dan pipi bagian bawah mata. Di area tersebut juga kulitku paling berminyak.

Aku sudah mencoba beberapa skincare yang ‘katanya’ memiliki efek mengecilkan pori-pori seperti The Ordinary Niacinamide dan COSRX Two in One Poreless Power Liquid.Β Tapi menurutku dua skincare itu tidak benar-benar efektif mengecilkan pori-pori. Meskipun memang membantu untuk kulit berminyak, tapi urusan pori-pori besar ini memang butuh perhatian yang khusus.

Kita nggak bisa dengan mudah mengecilkan pori-pori kita. Apalagi kalau penyebab pori-pori kita besar adalah genetik. Yaudah sih pasrah aja apa kata Ilahi. Kecuali kalau kulitnya dehidrasi ya. Ini masih bisa diatasi buat balik ke ukuran semula pori-porinya. Tapi yaudah ke ukuran biasanya, nggak bisa lebih kecil lagi.

Tapi tentunya kita bisa membuat pori-pori kita tampak lebih kecil. :D

Di kulitku, salah satu cara paling ampuh untuk membuat pori-pori tampak mengecil adalah dengan membabat habis kotoran yang ada di dalam pori-pori. Jadi benar-benar dibersihin nggak bersisa. Gemes banget deh rasanya kalau ada yang tersisa.

Dimulai dari tahap pakai pore pack, dicabutin satu-satu komedonya, sampai pakai toner. Langkah detail memberantas komedo sampai tuntas aku tulis di sini.

Memangnya dengan membersihkan komedo bisa bikin pori-pori kelihatan kecil?

Yes….and no.

Ibaratnya tuh gini; kalian punya tas yang isinya penuh banget sampe resletingnya nggak bisa ditutup. Setelah itu kalian bersihkan semua isi tas, kalian keluarkan sampe benar-benar kosong. Akhirnya reseletingnya jadi bisa ditutup kan. Tas nya juda lebih langsing dan nggak gendut kan. Nah itu perumpamaan buat kondisi pori-pori kita. Kalau kotorannya tidak dikeluarkan, pori-pori nggak bisa bernafas lega.

Jadi, YA membersihkan pori-pori dapat membantu penampakan pori-pori terlihat lebih kecil.

Tapi TIDAK sampai disini saja prosesnya. Masih ada proses tambahan lain.

Untuk kulitku, selesai ekstraksi komedo, aku selalu menggunakan toner yang megandung BHA atau Beta Hydroxyl Acid agar lebih tuntas membersihkan sampai ke dalam pori-pori. Aku sudah jelaskan kenapa BHA sangat membantu membersihkan pori-pori sampai ke dalam di postingan ini. Silakan dibaca ya. :)

Toner yang aku gunakan adalah COSRX Two in One Poreless Power Liquid. Toner ini berhasil membuat pori-poriku lebih bersih. Meskipun menurutku kurang ampuh mengurangi sebum, toner ini cukup mengatasi permasalahan komedo.

Lalu apakah setelah semua langkah di atas pori-pori jadi lebih kecil? Tidak dong.Β  Ukuran pori-pori kan memang tidak bisa diperkecil. Apalagi pori-poriku yang besar disebabkan faktor genetik. Jadi ya tidak bisa dikecilkan. Tapi pori-poriku terasa lebih bersih, halus, terhindar dari jerawat.

Untuk kalian yang memiliki pori-pori besar karena faktor genetik sepertiku, langkah di atas sangat ampuh mengatasi pori-pori besar. Memang tidak bisa diperkecil, tapi masih bisa kok dirawat dengan baik agar tidak menimbulkan permasalahan kulit lain.

Ingat kalau pori-pori tuh tempatnya sebum, polusi, sisa makeup, kulit mati, dll. Bayangin kalau nggak rajin dibersihkan dan jadi sarang bakteri penyebab jerawat. Wah malah bikin jerawatan parah dan nambah masalah lagi kan. Pusing deh.

Jadi meskipun pori-pori kalian besar, bersyukurlah kalau tidak memiliki masalah jerawat, komedo, dll. Tetap rajin dibersihkan dan disayang aja pori-porinya. :D

Ohya, untuk pori-pori besar karena kulit dehidrasi, ini lebih rumit cara mengatasinya. Karena butuh serangkaian skincare. Tapi yang paling pasti adalah jangan sampai kulit kita dehidrasi duluan. Jadi banyak minum air, makan buah/sayur, serta rajin pakai skincare yang menjaga kelembapan kulit. :)

Demikian tips kali ini. Semoga membantu kalian yang mengalami masalah pori-pori besar juga! :D

About Girly Saputri

A Blogger, A Vlogger, and A Lover. I blog and vlog about beauty and hijabi.

Check Also

ramadhan ekstra tokopedia

Ramadan Ekstra: Tips Belanja Online Hemat Selama Ramadhan di Tokopedia

Sebentar lagi kita akan masuk ke Bulan Ramadhan. Bulan yang suci dan penuh berkah ini ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.